Religius
Menjalankan ibadah sesuai agama dann keperrcayaan masing-masing
Menanamkan akhlak mulia (jujur, peduli, toleransi) (Sekolah integritas)
Menumbuhkan sifat dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai hasta laku (Gotong royong, Guyup rukun, Grapyak semanak, Lembah manah,
Ewuh pakewuh, Pangerten, Andap asor, lan Tepa selira) (adi pangastuti)
Membudayakan warga sekolah yang empati dan peduli (ada program untuk guru, karyawan, dan murid)
Bernalar Kritis
| Mengembangkan budaya literasi dan numerasi pada guru dan murid
Meningkatkan budaya penelitian dan kompetisi ilmiah, seni, dan olah raga
Mengembangkan kolaborasi dengan catur matra pendidikan (keluarga, masyarakat, media, dan sekolah
Meningkatkan bakat, minat, dan ketrampilan murid sesuai perkembangan zaman |
Berjiwa Kebangsaan
Mengembangan lingkungan sekolah yang lestari, aman, nyaman (adiwiyata)
Meningkatkan kesehatan jiwa dan raga (sekolah sehat, G7KAIH),
Menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab (SSK),
Mengembangkan jiwa mandiri dan berani dalaamm mengambil keputusan |
TUJUAN
Menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing
Menanamkan akhlak mulia yaitu jujur, peduli, dan toleran
Menumbuhkan sifat dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai hasta laku
Membudayakan hubungan warga sekolah yang empati dan peduli
Mengembangkan lingkungan sekolah yang lestari, aman nyaman
Meningkatkan kesehatan jiwa dan raga
Menjadi warga negara yang baikdan bertanggungjawab
Mengembangkan jiwa mandiri dan berani dalam mengambil keputusan
Mengembangkan budaya literasi dan numerasi
Meningkatkan budayapene;litian dan kompetisi ilmiah, seni, dan olah raga
Mengembangkan kolaborasi dengan catur matra pendidikan
Meningkatkan bakat, minat dan ketrampilan murid sesuai perkembangan jaman
INDIKATOR PENCAPAIAN
Religius Menjalankan ibadah sesuai agama 80% murid ibadah berjamaah
Religius Berakhlak mulia (jujur, peduli, toleransi) (Sekolah integritas) Program sekolah integritas mendapat status tertinggi
Religius Mengedepakan sifat dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai hasta laku (adi pangastuti) Terlaksananya program berbahasa jawa di hari kamis
Religius Budaya sapa, salam, senyum, sedekah (Koin peduli teman) Terlaksananya salam sapa senyum di pagi hari dan jumat berkah serta anjangsana guru
Bernalar kritis Mengembangkan budaya literasi dan numerasi pada guru dan murid Terlaksananya program Literasi dan Numerasi
Bernalar kritis Meningkatkan budaya penelitian dan kompetisi ilmiah, seni, dan olah raga Juara Partisipasi dalam OPSI, FIKSI, FLS3N, O2SN, dll
Bernalar kritis Mengembangkan kolaborasi dengan catur matra pendidikan (keluarga, masyarakat, media, dan sekolah) Penyuluhan dan koordinasi
Bernalar kritis Meningkatkan bakat, minat, dan ketrampilan murid sesuai perkembangan zaman Mengadakan kegiatan ekstrakurikuler dan kepramukaan
Berjiwa Kebangsaan Mengembangan lingkungan sekolah yang lestari, aman, nyaman (adiwiyata) Mencapai status sekolah adiwiyata menuju mandiri.
Berjiwa Kebangsaan Selalu meningkatkan Kesehatan jiwa dan raga (sekolah sehat, G7KAIH) Mencapai status sekolah sehat paripurna
Berjiwa Kebangsaan Menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab (SSK) Mencapai status sekolah sadar kependudukan paripurna
Berjiwa Kebangsaan Berjiwa mandiri dan berani mengambil keputusan Murid melakukan kegiatan sekolah secara mandiri (KPT, HUT sekolah, Pilketos, dll?
|
SEJARAH
Berdiri sejak tahun 1983, SMA Negeri 2 Salatiga yang terletak di jalan Tegalrejo Raya No. 79 Desa Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Menempati tanah seluas 28.950 m2. Pada awal pembangunannya yaitu tahun 1984 (sebelumnya menempati Gedung SMA Negeri 1 Salatiga) wilayah ini masih sepi karena belum banyak rumah penduduk. Setelah menempati gedung sekolah sendiri walaupun baru 3 kelas, SMANDA (sebutan untuk SMA Negeri 2 Salatiga) terus mengalami perkembangan baik mengenai jumlah siswa, guru maupun prestasinya.
Kurikulum yang diberlakukan terus mengalami perkembangan dimulai dari Kurikulum 1975, dilanjutkan Kurikulum baru tahun 1994 dan berkembang menjadi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) tahun 2004, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan disempurnakan lagi menjadi Kurikulum 2013 yang berlaku sekarang.
Didukung oleh pendidik dan Tenaga Kependidikan yang kompeten dan berdedikasi tinggi SMA Negeri 2 Salatiga berhasil meraih banyak prestasi baik siswa, guru maupun Sekolah sendiri. Kerjasama yang baik dengan berbagai media baik cetak maupun elektronik serta website yang bisa dikunjungi oleh masyarakat menjadikan SMA Negeri 2 Salatiga banyak dikenal masyarakat luas di Kota Salatiga.
KEPALA SEKOLAH
Soedjono Roesdimin, BA - 01 Februari 1983 sampai dengan 31 Desember 1990
Drs. Bambang Soekamto - 01 Januari 1991 sampai dengan 31 Oktober 1996
Drs. Sukiman, B.Sc., MM - 01 November 1996 sampai dengan 22 April 2005
Drs. Purwanto - 18 Mei 2005 sampai dengan 21 Oktober 2012
Dra. Yuliati Eko Atmodjo, M.M. - 22 Oktober 2012 sampai dengan 08 Januari 2016
Dr. Wahyu Tri Astuti, M.Pd - 18 Januari 2016 sampai dengan 15 Mei 2018
Muhammad Sahli, S.Pd - 16 Mei 2018 sampai dengan 06 Januari 2021
Tentrem Lestari, S.Pd., M.Sc - 07 Januari 2021 sampai dengan 06 Juni 2025
Raden Daru Murti Tri Winarsa, S.T. - 07 Juni 2025 sampai dengan 09 November 2025
Drs. Sarana - 10 November 2025 sampai dengan ...................................
|
< |